Golang Test Coverage

Tulisan ini adalah lanjutan dari Golang Unit Test. Kali ini membahas tentang test coverage, yaitu untuk mengetahui apakah unit test sudah memenuhi semua jalur logika dari sistem yang kita uji. Contoh sederhana sebagai berikut: Suatu fungsi untuk menentukan nilai maksimal dari dua integer input. Input didefinisikan dalam variabel a dan b. Jika a lebih besar atau sama dengan b maka return a, sebaliknya jika b lebih besar maka return b.

Golang Om Telolet Om Server

Tahun 2016 lalu ramai sekali tentang om telolet om, dan disalah satu website e-commerse di Indonesia menambahkan x-om-telolet-om di response header. Mungkin banyak yang tidak mengetahuinya, karena hanya tambahan response header dan tidak terlihat di tampilan website. Golang Om Telolet Om Server Pertanyaannya bagaimana menambahkan respon http header menggunakan golang? Jawabnya tentu bisa dan sangat mudah sekali bahkan tidak perlu menggunakan eksternal dependensi tambahan. Pertama perlu kita buat web server sederhana menggunakan net/http package seperti dibawah ini.

Struct

Dalam pemrograman berorientasi object tentunya kita pasti mengenal apa itu class, enkapsulasi, inheritance, polimorfisme, dan lain sebagainya. Apakah semuanya masih bisa kita pakai dalam golang? Tentu tidak, tapi sebelum membahas lebih lanjut tentang konsep OOP sebaiknya kita perlu mengetahui tipe data dasar untuk OOP di golang yaitu struct. Struct tl;dr tidak ada class, adanya struct tidak ada inheritance, tapi menggunakan komposisi tidak ada konstruktor, tapi menggunakan return [pointer] function public access modifier menggunakan nama fungsi/peubah huruf besar public access modifier menggunakan nama fungsi/peubah huruf kecil Struct merupakan tipe data dasar yang digunakan untuk menggantikan fungsi dari class di bahasa pemrograman lain seperti C#, Java, C++, dll.